Tas Seminar: Bahan Baku Pembuatan Tas Kulit Sintetis dan Genuine

Ilustrasi bahan dasar kulit – malang123.comBahan dasar pembuatan tas kulit dalam dunia fashion banyak menggunakan bahan material kulit asli maupun kulit sintesis atau PU Leather. Bahan baku pembuatan tas kulit dari PU Leather atau yang juga dikenal sebagai Poliuretan merupakan salah satu bahan tas yang sangat familiar dalam dunia fashion. PU Leather ini merupakan sintesis atau juga disebut dengan kulit imitasi. Biasanya, dalam proses penyamakan, kulit dibagi menjadi 2 bagian\ yakni bagian atas dan bagian bawah. Bagian atas, memiliki lapisan asli yang disebut dengan NERF sedangkan kulit asli disebut dengan SPLIT.

bahan baku pembuat tas kulit

Bahan mentah kulit – rainierleather.com

NERF ini yang biasanya disebut dengan Genuine Leather, sedangkan SPLIT yang diolah dengan memberikan lapisan kulit sintetis atau laminating PU biasa disebut dengan kulit SPLIT (action Leather PU SPLIT). Sedangkan di Indonesia sendiri, kulit NERF ini umumnya digunakan untuk membuar produk kulit misalnya sepatu, sabuk, dompet dan tas yang tentunya memiliki harga yang lebih mahal daripada kulit imitasi.

Simak juga artikel ‘Jenis-Jenis Kain sebagai Bahan Dasar Pembuatan Tas’

Kulit asli atau Genuine Leather biasanya berasal dari binatang-binatang seperti domba, sapi, ular, buaya, kambing, dan berbagai binatang lainnya. Namun perlu diketahui, kulit asli memiliki beberapa tipe yang digolongkan menjadi 3 yakni kulit anilin (aniline), kulit semi anilin (semi-anilin), dan kulit pigmented.

bahan baku pembuat tas kulit

Contoh bahan kulit sintetis – mobilxenia.com

Kulit asli biasanya digunakan oleh produsen tas kelas atas atau merk-merk terkenal seperti LV, Hermes, Channel, dan berbagai merk terkenal dunia lainnya yang terbuat dari beragam kulit binatang seperti kulit buaya, kulit ular, kulit sapi, domba, kambing, dan beragam kulit binatang lainnya. Dan tentunya, tas yang terbuat dari kulit binatang asli memiliki harga yang lebih mahal daripada tas yang terbuat dari kulit sintesis. Tas yang terbuat dari kulit asli memiliki kelebihan tahan  lama, namun untuk perawatannya lebih sulit dan mudah menjamur jika terkena air atau lembab. Sedangkan tas yang terbuat dari kulit sintesis banyak dipakai oleh produsen kelas menengah maupun kelas biasa dan tentu dengan harga yang lebih murah namun positifnya dari segi perawatan lebih mudah.

Tipe Kulit Anilin

Kulit tipe ini memiliki mutu yang paling baik dengan sistem pembuatan yang tidak mmelalui sistem buffering atau koreksi serta tidak menggunakan bahan pelapis. Tipe kulit ini masih tampak alami namun rawan akan goresan, mudah kotor, dan rentan terkena cahaya matahari dalam jangka waktu lama.

Tipe Semi-Anilin

Kulit tipe ini memiliki permukaan yang sudah dilapisi dengan susunan zat pewarna yang tidak tebal atau pelindung kulit yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan ketahanan kulit agar terhindar dari kotoran.

Kulit Pigmented 

tipe kulit ini memiliki permukaan yang sudah dilapisi susunan berpigmen atau bahkan susunan bening. Susunan ini yang kemudian membuat permukaan kulit berwarna dan serta mengkilap, namun kekurangannya menjadikan penampakan kulit menjadi kurang alami. Selain itu, susunan pigmen ini menjadikan daya tahan kulit meningkat serta mampu menyamarkan noda atau cacat yang ada di permukaan kulit. Selain itu, tipe ini juga mudah dilakukan perawatan dengan ketahanan maksimum karena itu biasanya tipe kulit ini banyak digunakan untuk membuat jok mobil atau mebel.

Mengetahui Kulit Sintetis

Sementara itu, kulit imitasi terbuat dari bahan kain dan kemudian diproses dengan lilin, pewarna, atau juga polyurethane yang akan membuat bahan bahan tersebut tampak seperti kulit alami. Kelebihan dari kulit sintesis dibandingkan dengan kulit asli yakni memiliki bahan yang lebih enteng dan lebih fleksibel serta mudah dilakukan pewarnaan dengan berbagai warna.

Ketika sudah menjadi barang, biasanya kita tidak mampu membedakan mana yang kulit asli dan mana yang sintesis. Pertama tentu keduanya berbeda dalam hal kualitas dan daya tahan. Untuk bisa membedakannya, beberapa cara bisa kalian coba misalnya.

Periksa Label Produk

Biasanya produk yang terbuat dari kulit sintesis tidak menyebutkan secara gamblang mengenai bahan kulit sintesis namun menyebutnya dengan istilah ‘manmade materials’, ‘fabrik materials’ dan berbagai istilah lainnya. Dengan memahami label dengan baik, setidaknya kalian tidak tertipu mana tas yang berbahan kulit asli mana tas yang berbahan kulit sintesis.

Periksalah Tepian Produk

Yang perlu kalian teliti lebih lanjut, produk yang terbuat dari kulit sintesis biasanya tampak lebih sempurna di bagian tepi dan sisi-sisi produk. Bahkan, kadang-kadang tampak seperti terdapat busa atau plastik sementara untuk kulit asli tampak lebih kasar.

Periksa Pori-Pori Bahan

Memeriksa pori-pori bahan juga haris dilakukan karena antara kulit asli dan kulit sintesis memiliki pori-pori bahan yang berbeda. Kulit sintesis biasanya lebih rapi dengan bentuk dan jarak pori-pori yang lebih konsisten sedangkan untuk bahan kulit asli biasanya tidak beraturan.

Periksa Kehalusan Bahan

Kulit asli biasanya terasa lebih kasar tapi adakala tampak lebih halus, hal tersebut tergantung dari kualitas masing-masing kulit. Tetapi, jika bahan tersebut disentuh terasa halus sekali dan bahkan mirip dengan plastik, kalian perlu meneliti lebih lanjut karena hal itu kemungkinan merupakan kulit imitasi. Biasanya kulit imitasi lebih melar jika diregangkan.

Cium Aromanya

Selain dari tekstur kehalusan permukaan kulit, keduanya juga memiliki perbedaan dari segi aroma. Aroma kulit asli memiliki aroma khas yang tidak bisa ditiru oleh kulit sintetis. Karena itu, kalian bisa membedakan mana kualitas yang asli dan mana kulit sintesis hanya dengan mencium aromanya.

Kelebihan dan Kekurangan Kulit Asli Maupun Kulit Sintetis

bahan baku pembut tas kulit

Tentu baik kulit asli maupun kulit sintesis memiliki perbedaan yang kuat, dimana masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dan kelebihan masing-masing. Baik kulit asli maupun kulit sintetis, keduanya tersedia dalam kualitas yang berbeda-beda. Kalian tinggal pilih mana yang lebih cocok dengan kalian, apakah kulit asli atau kulit sintesis.

Kelebihan Kulit Asli

bahan baku pembuat tas kulit

Tampilan kulit asli – crazyhorsebyfifi.com

Seperti yang sudah dijelaskan di paragraf sebelumnya, kulit asli memiliki aroma yang berbeda yang tidak bisa ditiru oleh kulit buatan pabrik. Kelebihannya, kulit asli akan dianggap lebih berkelas karena tentunya dari segi harga lebih mahal dan biasanya digunakan oleh brand-brand tas ternama seperti LV, Channel, Harmes atau merk ternama lainnya. Tentu, menggunakan tas kulit asli merupakan kebanggaan tersendiri karena merepresentasikan sebuah kesuksesan.

Setiap item produk kulit asli memiliki karakter alami yang unik karena setiap hewan pasti memiliki kulit yang berbeda satu sama lainnya. Dan uniknya, semakin lama digunakan, tas kulit asli akan semakin lembut dan nyaman untuk digunakan. Selain itu, meski perawatan tas kulit asli sedikit merepotkan, namun kulit asli juga memiliki tekstur yang sangat kuat sehingga awet dan tahan lama.

Kekurangan Kulit Asli

Harga produk kulit asli  jauh lebih mahal dibanding bahan lainnya apalagi untuk kulit binatang yang susah seperti kulit buaya yang berlipat-lipat harganya dibandingkan kulit sapi. Selain itu, kulit asli memiliki warna yang gampang pudar jika terpapar sinar matahari terus-menerus dan memiliki pori sifatnya mudah menyerap karena itu jika tas kulit asli terkena cairan akan cepat meresap ke dalam kulit.  Jika hal tersebut terjadi, lebih baik segera dilap dengan benar.  Selain mahal di barang, tas kulit juga mahal dalam biaya perawatan.

Kelebihan Kulit Sintetis

Kulit sintetis memang sangat tampak seperti kulit asli dan susah dibedakan terlebih bagi orang awam, namun kulit sintesis memiliki kelebihan yakni pada harga yang jauh lebih murah. Beberapa kelompok orang lebih memilih menggunakan kulit sintetis karena dalam proses pembuatannya tidak menyakiti hewan. Karena dibuat dengan mesin, kulit sintetis memiliki tekstur dan warna yang konsisten dan tidak mudah pudar. Selebihnya, kult sintesis lebih mudah dalam hal perawatan.

Kekurangan Kulit Sintetis

Kendati lebih mudah dalam hal perawatan dan tidak memakan biaya mahal, sayangnya, kulit sintetis memiliki usia yang lebih pendek dari kulit asli. Selain itu, kulit sintesis biasnaya memiliki permukaan kuli yang lebih mudah pecah-pecah. Seiring waktu kulit sintetis juga semakin tidak nyaman digunakan dan tidak menghasilkan permukaan yang mengkilat seperti kulit asli dan memiliki aroma plastik atau karet.

Cara Merawat Tas Berbahan Kulit Sintetis maupun Genuine

Seperti yang sudah dikatakan di paragraf sebelumnya jika kulit asli menuntut perawatan berlebih dibandingkan dengan kulit sintesis. Namun bukan berarti kulit sintesis tidak membutuhkan perawatan, keduanya sama-sama membutuhkan perawatan agar tas kalian lebih aman terjaga.

Misalnya, ketika kalian habis makan gorengan, akan lebih baik jika tangan kalian dibersihkan hingga kering sebelum memegang tas kalian baik tas sintesis maupun tas kulit asli. Hal ini tentunya untuk menghindari kulit asli berjamur atau lembab. Selain itu, hidari juga terkena sinar matahari langsung terlalu lama, khususnya untuk tas berkulit asli karena akan mengurangi kualitas tas kalian. Hal ini berlaku untuk PU leather atau kendati kuat terhadap sinar matahari namun jika hal ini dibiarkan secara terus menerus makan akan membuat tas kalian akan lebih cepat rusak dan memudahkan warna menjadi cepat pudar.

Dibandingkan dengan kulit sintetis lainnya, PU leather adalah jenis bahan kulit sintetis yang hampir mirip dengan kulit asli. Karena PU leather adalah kulit sintetis, tidak heran jika harga yang ditawarkan pun jauh lebih murah dibandingkan dengan kulit asli. Namun ada pula produk PU leather yang harganya hampir sama dengan kulit asli. Hal tersebut karena proses pembuatan dan jenis lapisan kulit asli yang dipakai pada PU leather. Sama seperti bahan kulit asli, semakin baik kualitas yang digunakan untuk membuat suatu produk, harga yang ditawarkan pun semakin tinggi.

Apabila bahan dasar kulit asli diaplikasikan ke dalam pembuatan tas seminar sepertinya akan menguras biaya yang tidak sedikit dengan ukuran tas tidak terlalu besar. Sedangkan bahan dasar kulit sintetis biasanya sering digunakan sebagai penutup atau flip top pada pembuatan tas. Demikian  artikel seputar bahan baku pembuatan tas kulit, semoga bermanfaat. Bagi Anda yang berniat mengadakan even, seminar atau party jadikan tas souvenir sebagai merchandise yang unik dan keren. Atau bisa juga Anda konsultasikan dengan kami, produsen tas seminar atau disebut juga konveksi tas seminar juga pabrik tas di Jogja yang telah berpengalaman sejak tahun 90-an, Vivass Bag. Dapatkan harga tas seminar murah/tas pelatihan murah dengan tatap menjaga kualitasnya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked