Model Tas Ransel dari Zaman Old hingga Zaman Now

Tas ransel adalah salah satu jenis tas yang paling sering digunakan terlebih bagi mereka yang sering bepergian dengan beban banyak, maka sangat diperlukan wadah yang bisa digunakan untuk menampung barang-barang. Tas ransel ini biasanya ditempatkan di punggung dan memiliki dua tali yang bertumpu di bahu. Banyak model tas ransel yang bisa digunakan untuk sekadar main, untuk bepergian ke kota atau muncak ke gunung. Jika kalian hendak membeli tas ransel, pastikan jika tas ransel yang kalian beli memiliki bahan yang awet dan berkualitas tinggi.

model tas ransel

Contoh tas ransel zaman old. Sumber: oralucu.com

Di zaman dahulu, orang menggunakan tas ransel untuk membawa hasil buruan ketika berburu binatang, dengan memanfaatkan tas yang mereka jahit sendiri menggunakan kulit binatang buruan. Dan tentunya model tas ransel zaman dahulu sangat sederhana berbeda dengan model tas ransel zaman sekarang yang memiliki berbagai model dan kemasan dengan corak warna bermacam-macam. Selain model yang jauh berbeda, tas ransel zaman sekarang juga lebih mengedepankan kenyamanan dan safety misalnya dengan tambahan kantong ekstra, tali pinggang, tali dada, tali bahu, dan berbagai tambahan lainnya.

Tas ransel zaman dahulu diciptakan model tas ransel dengan pinggiran internal dan pinggiran eksternal. Tas ransel dengan pinggiran eksternal dapat mengangkut beban dengan kapasitas banyak bahkan bisa mengangkut lebih dari 20 kg, sedangkan tas ransel dengan pinggiran internal terbuat dari aluminium dan logam-logam jenis lainnya yang memungkinkan barang yang ada di dalam tas tidak mengalami pergeseran sehingga memiliki keseimbangan tubuh. Tas model ini berkembang di tahun 1967.

Dan yang lebih komplit, tas ransel zaman now malah ada yang di desain untuk para pekerja kantoran yang membutuhkan banyak tempat seperti tempat laptop, tempat powerbank, tempat tablet, smartphone, kartu, earphone, minuman, dengan kantong sendiri-sendiri dengan fungsinya masing-masing. Selain itu, kemasan tas ransel baru dan berkualitas juga memiliki bahan yang tahan air atau waterproof. Sehingga simple, dan memudahkan pengguna. Tetapi fasilitas dan model yang kekinian tentunya juga dibarengi dengan harga yang berbeda dari harga tas yang menawarkan fasilitas biasa.

Sejarah dan Transformasi Model Tas Ransel secara Umum

Sebenarnya tidak ada yang tahu, atau setidaknya, sependek pengetahuan saya, saya belum pernah menemukan sejarah awal mula adanya tas ransel. Tapi kalau mau diruntut jauh, tas ransel ini tentu sudah ada sejak zaman paling sederhana dengan bentuk yang paling sederhana. Bahan yang digunakan bisa dengan menggunakan kulit atau kayu untuk membawa keperluan makanan dan berbagai potong kayu sebagai bahan bakar atau bahkan batu yang biasa digunakan untuk menimbulkan percikan api.

Pada sekitar abad ke-14, kebudayaan manusia mengalami perkembangan. Dari yang semula hanya menggunakan bahan dasar kayu dan kulit kemudian berkembang menjadi kain, vinyl, dan kulit sintesis. Kulit sintesis ini biasanya digunakan untuk mengganti bahan dasar kulit yang semakin jarang ditemukan dan tentunya agar barang semakin terjangkau.

Vinyl ternyata juga bisa digunakan sebagai bahan dari tas ransel. Tas yang terbuat dari kertas juga bisa ditemukan di masa dinasti Tang di Cina yang menggunakan tas kertas untuk menyimpan barang-barang halus dan benda-benda ringan seperti bubuk teh atau lainnya.

Di abad yang sama, masyarakat secara umum terutama di kebudayaan yang sudah maju seperti kebudayaan China sudah mengenal alat elektronik seperti jam, perhiasan, cermin, kitab-kitab dan barang-barang lainnya. Bahkan tas sudah mulai menggunakan tali panjang yang digunakan untuk korset. Tentu masing-masing memiliki kesenangan akan gaya yang berbeda-beda.

Berbeda halnya dengan yang ada di China, di Kebudayaan Mesir, orang-orang telah menggunakan tas pinggang atau yang kita sebut sekarang sebagai tas ransel. Tas pinggang biasanya merek ikat dengan kencang di pinggang mereka, dan lebih majunya, di kebudayaan ini sudah mengenal pernak-pernik untuk mempercantik tas punggung yang mereka kenakan. Aksesoris seperti sulaman yang terdapat di tas punggung mereka ternyata juga dianggap sebagai kelas sosial, sebagaimana tas branded sekarang yang harganya milyaran rupiah sebagai representasi dari kesuksesan. Karena itu, semakin sulaman atau aksesoris rumit dibuat, maka status sosial si pemakai tas tersebut semakin tinggi.

Kemudian, kemajuan dari tas ransel kembali terjadi di abad ke 15 yang kemudian muncul inovasi bernama ‘The Seal Bag’, dan merupakan jenis tas yang paling populer di masa itu.

Dan mulai abad ke 16, tas tangan atau handbag mulai diproduksi untuk mencukupi keperluan sehari-hari. Handbag tersebut terbuat dari bahan-bahan kulit seperti kulit buaya, kulit ular, kulit sapi, kulit kambing, kulit domba, dan kulit binatang lainnya seperti rusa atau babi.

Hingga kemudian abad berlanjut ke abad 17, berbagai macam tas kemudian saling bermunculan dengan model dan warna yang sangat beragam dari sebelumnya. Jika pada mulanya hanyalah tas ransel, atau Cuma sekadar wadah untuk membawa barang-barang, kemudian muncul handbag, kemudian muncul tas lainnya yakni tas dengan model kecil yang simple dibawa kemana-mana.

Dan kemudian berlanjut di abad ke 18, bersamaan dengan penemuan kereta uap dan perkembangan dunia fashion, juga mendukung tas menjadi lebih berkembang dengan cepat dan bertransformasi menjadi berbagai model  dan fungsi yang kemudian bergeser. Tas yang dibawa tidak hanya untuk membawa makanan, kayu bakar, atau batu seperti di zaman lampau, tetapi juga kemudian berkembang fungsi untuk membawa barang-barang lainnya seperti aksesoris, alat-alat kecantikan, dan barang-barang lainnya. Di abad 18 juga ditemukan tas koper untuk bisa dibawa bepergian jauh.

Dan pada tahun 1920, revolusi tas juga terjadi terutama dalam dunia fashion dan kemudian beralih fungsi tas dari yang awalnya berfungsi sebagai wadah untuk membawa barang, kemudian beralih menjadi sekadar fashion.

Di abad ke 19, juga kemudian muncul tas yang biasa digunakan di kalangan militer untuk pergi berperang. Tas ini tentu memiliki desain khusus untuk bisa membawa barang dalam jumlah yang banyak seperti alat perlengkapan perang yang harus dibawa sendiri ke medan perang.

Namun sejak tahun 1960-an hingga sekarang, transformasi yang terjadi pada dunia tas baik tas ransel, tas jinjing, lebih cenderung ke anak mud, lebih gaul, lebih simple dan easy untuk dibawa kemana-mana dan tentunya meski simple namun tetap fashionable.

Model Tas Ransel Zaman Now

model tas ransel

Tas ransel zaman now. Sumber: jakartanotebook.com

Meski fashion termasuk di dalamnya tas, sangat dominan dengan kaum hawa, ternyata banyak pula yang menawarkan desain pria apalagi khusus untuk tas ransel. Pada Men’s Milan Fashion Week Fall 2018, para desainer kelas dunia berlomba untuk memberikan tawaran desain terbaik yang penuh inovatif dan unik untuk tren fashion pria pada tahun 2018 ini.

Salah satu rumah mode Italia, bahkan menghadirkan tas ransel dengan bentuk yang berbentuk. Bertolak belakang dengan tas ransel biasanya yang membawanya dengan meletakkan di punggung, tas mode ini justru berada di depan tubuh dengan bentuk yang mirip rompi berbahan nylon dengan beberapa resleting horizontal. Tujuan dari tas model ini yakni agar bisa terhindar dari kemalingan dan lebih bisa mengawasi barang-barang yang kalian bawa serta.

Selebihnya tas ransel zaman now, juga banyak yang menyediakan berbagai ruang yang bisa dipakai untuk bermacam-macam alat seperti buku, kartu-kartu, dompet, gadget dan perlengkapan modern lainnya seperti laptop atau tab. Biasanya memiliki tiga ruangan besar yakni ruangan pertama untuk botol minuman yang biasanya terletak di samping atau di depan, ruangan kedua untuk meletakan laptop sekaligus tab, dan ruang ketiga berupa ruang kecil untuk menyimpan barang-barang kecil seperti gadget atau buku catatan kecil.

Tas ransel zaman now memang didesain untuk para milenial dan generasi selanjutnya yang sangat aktif dengan gadget sehingga tasnya pun di desain memiliki port USB untuk menghubungkan kabel charger HP dengan power bank yang ada di ruangan di dalam tas. Di atas port USB tersebut terletak lubang kecil yang berfungsi untuk menghubungkan earphone ke gedget atau pemutar musik lainnya yang ada di dalam tas.

Di belakang tas juga didesain untuk bisa dibuat sebagai tempat menyimpan barang-barang kecil, seperti korek, atau bisa juga digunakan untuk tempat gantungan kacamata.

Model Tas Ransel Wanita

Selain banyak digunakan oleh kaum pria, tas ransel juga banyak digunakan oleh wanita atau para gadis yang masih duduk di bangku sekolah bahkan hal ini pun sangat identik termasuk juga identik dengan kegiatan autdoor. Selain sekolah dan kegiatan autdoor, model tas ransel atau disebut juga backpack sering kali digunakan untuk jalan-jalan ke berbagai tempat.

Bahkan, tas ransel menjadi barang fashion kekinian yang tidak kalah ngehits, selain karena sering digunakan di drama-drama Korea, dan ikutan booming di Indonesia. Selain karena sedang ngetrend dan kekinian, ternyata tas ransel juga dianggap lebih simple dan mudah dibawa kemana-mana sehingga banyak yang memfavoritkan model tas ransel.

Tengoklah berbagai pusat belanjaan seperti mall-mall atau toko tas anak sekolah, grosir tas seminar, konveksi tas bahkan di online shop, banyak sekali yang menyediakan model tas ransel yang kekinian, stylist, murah dengan ragam motif dan lebih feminin. Bahkan jika tas-tas ransel model tersebut digunakan anak tomboy, pun mereka akan nampak lebih feminin. Sedangkan untuk harganya, tentu hal ini tergantung dari masing-masing merk, jenis, dan kualitas barang itu sendiri.

Bagi kalian yang hendak membeli tas ransel, pilihlah model tas ransel yang awet dan memiliki kualitas yang tinggi dan model yang timeless sehingga tidak cepat berganti ganti tas. Meski konsekuensinya harus rela merogoh kocek labih dalam, namun model tas ransel timeless jauh lebih menguntungkan kendati tidak ada yang melarang jika kalian terus mengikuti mode fashion kekinian yang sangat cepat berganti.

Selain itu, sebelum membeli juga sebaiknya menentukan tujuan dari pembelian tas ransel tersebut. Jika tujuannya hanya untuk main, untuk fashion, atau pergi ke sekolah, carilah tas ransel yang berukuran sedang namun jika kalian hendak pergi ke puncak, kalian tahu donk harus membeli tas ransel model apa, tentunya yang bisa menampung barang banyak dan awet. Kan gak lucu ketika kalian hampir mencapai puncak tiba-tiba tas kalian putus. Begitupun ketika kalian hendak membeli tas ransel untuk bepergian dan diharuskan membawa banyak barang, maka belilah tas ransel yang berukuran sedang sehingga tidak merepotkan.

Artikel terkait ‘Jenis-Jenis Tas Ransel dan Fungsingya

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked