Mengetahui Bahan Tas Polyster dengan 8 Poin Kelebihannya

Bahan tas polyster pada dasarnya merupakan material plastik yang dibentuk menjadi lembaran kain. Asal katanya sendiri, polyester merupakan kependekan dari synthetic dan polymer hasil dari teknologi yang dibuat oleh manusia. Bahan komposer tersebut sering kali disebut juga polyethylene terephthalate (PET) alias campuran glikol dan asam tereftalat.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) penulisan yang baku adalah ‘poliester’ yang artinya polimer sintetis yang tersusun dari zat yang bernama gugus ester. dalam istilah kimia, ester merupakan senyawa organik yang tersusun dari pergantian atom hidrogen pada suatu gugus karboksil dengan gugus organik (lambang kimianya R’).

Waduh, daripada pusing mikirin atom dan hidrogen mendingan langsung aja yuk cek beberapa contoh tas berbahan polyster berikut ini.

Contoh Tas Bahan Polyster

Tas Roda untuk Traveling

bahan tas polyster
Contoh tas roda traveling. (Foto: Amazon)

Contoh yang pertama adalah tas beroda untuk keperluan traveling, sangat tepat mengaplikasikan bahan polyster untuk lapisan luarnya mengingat penggunaan tas saat traveling biasanya berdekatan dengan debu-debu jalanan serta kegiatan berdesak-desakan apabila Sahabat menggunakan angkutan umum. Dengan tas berbahan polyster maka kotoran yang menempel akan lebih mudah dibersihkan nantinya.

Ransel Laptop Serbaguna

ransel berbahan polyster
Contoh ransel laptop bahan polyster. (Foto: Amazaon)

Tidak hanya cocok digunakan untuk kegiatan outdoor, bahan tas polyster juga tetap terlihat stylish saat dijadikan bahan tas indoor seperti tas laptop pada gambar di atas.

Tas Travel Jinjing

tas travel bahan polyster
Contoh tas travel jinjing bahan polyster. (Foto: Amazon)

Baik menggunakan roda maupun tidak, desainnya tetap terpadu dengan baik pada desain tas tarvel jinjing di atas.

Tas Travel Roda Pinky

tas ransel beroda wanita
Tas travel beroda bahan polyster pink. (Foto: Amazon)

Apabila Anda seorang wanita muda yang trendy dan upto date banget tentang fashion, pasti tas travel beroda ini bisa menjadi salah satu pilihan ciamik. Sebagaimana pada gambar di atas, sablon yang diaplikasikan pada bahan polyster akan lebih menempel sehingga warnanya tidak akan mudah pudar.

Selempang Laptop

bahan tas polyster
Contoh tas selempang bahan polyster. (Foto: Amazon)

Warna pink dusty yang lugu dan elegan ya. Cocok buat Sahabat yang masih kuliah atau belajar di bangku sekolah karena warnanya muda dan lucu banget.

Tas Travel Big Size

bahan tas polyster
Tas travel bahan polyster. (Foto: Amazon)

Tas travel dengan ukuran besar tentunya memerlukan bahan yang kokoh untuk menampung barang yang ada di dalamnya, polyster menjadi salah satu bahan yang unggul dalam masalah barang bawaan yang berat. Karena materialnya tidak mudah meregang.

Ransel Trendy

ransel wanita dari polyster
Contoh ransel wanita bahan polyster. (Foto: Amazon)

Karakter materialnya juga mudah dibentuk sehingga sangat populer di kalangan pecinta tas casual seperti pada gambar di atas. Tekstur kainnya mudah dibentuk dan pengaplikasian jahitan yang rapat.

Tas Adventure

tas gunung poliester
Contoh tas adventure bahan polyster. (Foto: Amazon)

Dalam kegiatan adventure pasti banyak memerlukan pergerakan yang kencang dengan arena yang ekstrem bukan? Oleh karena itu lah banyak tas adventure menggunakan bahan polyster karena daya tahannya yang bisa diandalkan saat kegiatan tersebut.

Kelebihan Bahan Polyster

Memang polyster ini bukanlah kain yang berasal dari bahan organik seperti katun dan kanvas, meskipun demikian ada beberapa kelebihan bahan tas polyster yang tidak dimiliki material organik lainnya sebagaimana berikut ini.

1. Tahan Air

Sahabat sudah bisa menebaknya bukan, yang namanya plastik pasti bisa bertahan terhadap air. Jangankan air, panas dan berbagai cuaca pun tidak membuat bahan polyster cepat rusak. Terbukti apabila Sahabat membuang sampah plastik harus dibakar terlebih dahulu karena sulit untuk hancur begitu saja. Bener kan?

2. Cepat Kering

Karena bahan polyster biasanya tidak menyerap air, sehingga material tersebut mudah dikeringkan bahkan tanpa dijemur langsung di bawah sinar matahari.

3. Tidak Mudah Kusut

Karena bahan polyster terbuat dari kimia yang menyerupai plastik sehingga tekstur yang dihasilkan tidak mudah kusut dengan syarat tidak tertindih oleh barang-barang berat. Sahabat pasti pernah kan nemuin tas yang lecek karena ketimpa tumpukan barang yang banyak di atasnya? Iya gak? Nah, jika tas Sahabat terbuat dari polyster jangan sampai deh kayak gitu karena bahan ini sangat tidak dianjurkan untuk disetrika, Sahabat.

4. Tahan Gesekan dan Tahan Lama

Seratnya yang licin dan kuat membuat material jenis ini bisa menahan gesekan dari benda-benda tumpul, terutama tas gunung atau carrier yang digunakan untuk mengangkut barang bawaan yang cukup banyak.

5. Tidak Mudah Meregang

Dalam ilmu fisika, mungkin di antara Sahabat pernah mendengar mengenai istilah pemuaian atau peregangan. Yaitu ketika suatu bahan seperti besi atau plastik yang bertambah panjang/memuai ukurannya apabila terkena panas baik itu dari api maupun sinar matahari. Polyster memang termasuk pada salah satu bahan yang bisa memuai, hanya saja mampu bertahan cukup lama untuk mencapai titik proses peregangannya sehingga Sahabat tak perlu khawatir tas carrier Sahabat memble ketika digunakan di perjalanan yang panas.

6. Tahan Jamur

Tentu saja jamur itu tidak bisa tumbuh di plastik bukan? Hal ini menjadi salah satu keunggulan bahan tas polyster yang tidak ditemukan pada bahan organik seperti katun dan kanvas.

7. Tidak Mudah Pudar

Warna bawaan dari bahan polyster akan lebih melekat dibandingkan dengan pewarna yang menempel pada material katun, sehingga warna yang ada pada tas berbahan polyster tidak mudah pudar.

Baca juga: 13 Macam Bahan Tas Kanvas Disertai Contoh Gambarnya

8. Mudah Dibersihkan dan Bisa Dry Clean

Apabila Sahabat menemukan noda pada tas berbahan polyster, cukup menyekanya dengan lap lembap maka noda seketika akan hilang. Terkecuali jika Sahabat jatuh ke lumpur saat kegiatan hiking, pastinya perlu mencuci tas dengan menyiramnya dengan air. Akan tetapi Sahabat tak perlu khawatir, karena menyiram tas berbahan polyster tidak akan membuatnya cepat rusak. Selain itu, Sahabat juga bisa melakukan dry clean pada tas berbahan polyster ini.

Baca juga: Bahan Tas PU Leather, Ciri-Ciri dan Keunggulannya

BTW, dry clean itu apa sih? Betul, ‘dry’ artinya kering dan ‘clean’ artinya membersihkan. Jadi secara bahasa, dry clean bisa diartikan mencuci kering. Namun tidak sesederhana itu juga Sahabat, karena dry clean yang benar perlu menggunakan cairan khusus yang disebut prespot alias cairan pengangkat noda. Mudah kok mendapatkannya, di marketplace juga sudah banyak yang menjualnya, Sahabat. Dengan metode pencucian seperti ini Sahabat tak perlu menyiramkan air pada tas berbahan polyster.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.